Kafey's Cafe

cafe online–tersedia menu maya


Leave a comment

E-learning 2.0: Portofolio Profesional dan Berbagi Pengetahuan dengan Linkedin.com

Salah satu situs jejaring sosial yang cukup tinggi perkembangannya adalah linkedin.com selain twitter.com dan tentunya facebook.com. Bedanya linkedin dengan yang lain adalah fitur yang tersedia berguna untuk membuat sebuah resume tentang pengalaman profesional kita. Dari penjelasan tentang layanan mereka sendiri (tautan) disebutkan salah satu yang dititikberatkan adalah untuk karir dan pekerjaan melalui fitur riwayat profesional tadi. Nah dapatkan ini dimanfaatkan untuk dunia pendidikan terutama sekolah?

Bagi guru linkedin bisa dimanfaatkan sebagai profil profesional mereka. Selain untuk profil profesional yang berisi tentang riwayat pendidikan dan pekerjaan, linkedin juga menyediakan fitur grup. Fitur ini dapat dimanfaatkan sebagai medium diskusi terkait dengan bidang yang diminati ataupun sebagai kelas virtual, tentu saja siswa-siswanya harus diundang ke grup tersebut. Di dalam grup setiap anggota bisa memulai sebuah diskusi dengan melemparkan sebuah ide, gagasan ataupun masalah yang nantinya akan ditanggapi oleh anggota grup lainnya.

Kalaupun tidak ingin membuat grup sendiri banyak grup yang sudah berdiri di linkedin yang membahas topik-topik yang berhubungan dengan pekerjaan dan profesi, dan tentu saja diisi oleh profesional-profesional di bidangnya.

Jadi saatnya membuat portofolio online sekaligus berbagi pengetahuan

 

 

Advertisements


Leave a comment

Elearning 2.0: Kelas Virtual (virtual classroom) dengan Twitter.com

Twitter adalah situs mikroblogging (dikatakan mikro mungkin karena pembatasan penyamapaian ide hanya 140 karakter). Saya pernah mengulas ini pada tulisan ini.

Pada tulisan itu saya membahas secara umum, karena memang fenomenanya pada saat itu sedang booming di Indonesia. Sekarang saya ingin membahas lebih spesifik tentang fitur yang ada sekaligus pemanfaatannya untuk e-learning khususnya di sekolah.

Fitur-fitur utama di twitter antara lain

–  perbaharui status (tweet), apapun yang ada di dalam fikiran kita bisa dibagi dengan orang lain dalam 140 karakter. Jadi mesti pandai-pandai dalam memanfaatkan keterbatasan ini. Tweet kita akan muncul di timeline orang-orang yang mengikuti kita(follow)

– follow, dengan fitur ini akan setiap tweet user lain yang kita follow maka akan muncul di timeline kita. Tapi tweet dari user yang tidak kita follow pun bisa kita lihat dengan menggunakan fitur search (pencarian).

– melibatkakan  user lain (mention), dengan menggunakan perintah @nama user di form update status, dengan fitur ini apa yang kita tulis akan langsung masuk ke bagian mention user tersebut. User lain tetap dapat melihat tweet ini

– tagar (hashtag), menggunakan perintah #namatopik pada saat memperbaharui suatu status, dengan menggunakan “#” setiap status ada tagar ini akan terkelompok menjadi suatu topik.

– Direct messege (DM) dengan fitur ini kita dapat mengirimkan suatu pesan pribadi kepada user lain.

-trending topic, adalah kata-kata (topik) tertentu yang sedang banyak dibicarakan oleh user twitter, untuk topik yang dari awal direncakan untuk menjadi trending topik sebaiknya menggunakan tagar.

Nah dengan fitur utama diatas, proses belajar belajar dan berbagi ilmu pengetahauan dapat dilakukan dengan cara.

– Guru dan murid membuat akun twitter dan saling follow

– mulai memposting suatu tweet dan kemudian selalu menambahkan dengan topik tertentu di postingan tersebut dengan menggunakan tagar.

– guru dan murid dapat berbagi pemikiran melalui tagar tersebut.

-murid yang telat dapat mengikuti setiap postingan dengan mencari tagar tersebut pada fasilitas pencari.

Dengan melakukan kegitan seperti ini maka terbentuklah sebuah kelas virtual.  Setiap topik akan dengan mudah ditelusuri proses diskusi dan berbaginya melalui tagar.

Berani mencoba di kelas anda?