Kafey's Cafe

cafe online–tersedia menu maya


Leave a comment

Penerapan E-Learning Guru Harus Paham “User Behavior” Muridnya

Saya ingin sedikit berbagi tentang Seminar Nasional Elearning yang diadakan oleh Comblabs ITB. Acara yang sangat menarik dengan jumlah audiens yang cukup besar, sampai mencapai angka 250 orang yang terdiri dari Guru, Dosen, dan praktisi e-learning. Saya tidak ingin menceritakan keseluruhan acara ini tapi ada satu hal yang cukup menarik dari hasil pertanyaan audiens yang merupakan  guru yang telah mencoba memanfaatkan TIK dalam proses belajar mengajarnya.

Bapak guru ini menjelaskan bahwa ada sedikit kendala yang dia temukan dalam penerapannya, dia mencoba menulis tentang bahan pelajaran di sebuah blog,  murid-muridnya juga diberikan tugas untuk membuat blog dan proses ini bekerja dengan cukup memuaskan, tapi ketika si Bapak membagi bahan pelajaran melalui email cukup menemui kesulitan dan muridnya jarang yang mengunduh bahan tersebut. Si Bapak berkesimpulan bahwa kendalanya adalah di infrastruktur internet, murid-murid belum semua bisa mengakses internet dengan mudah. Dan kemudian diskusi berkembang di masalah infrastruktur ini.

Saya mencoba menganalisis, benarkah kendalanya ada di akses internet para murid? Kalau dilihat dari kasus di atas ketika penggunaan blog berjalan dengan lancar tapi pada saat guru mengirimkan bahan pelajaran via email bermasalah, menurut saya itu bukan permasalahan ketidaktersediaan infrastruktur internet. Walaupun belum semua murid mempunyai akses internet di rumah, tapi warnet sangat banyak dengan harga yang cukup terjangkau. Permasalahannya si Bapak guru tidak memahami user behavior, bagaimana cara anak-anak sekarang mengkonsumsi media online, apa saja yang mereka lakukan, dimana mereka berkumpul.

Dari hasil pengamatan saya anak-anak sekolah zaman sekarang sudah banyak yang meninggalkan email, mereka lebih senang untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman-temannya melalui social media, seperti facebook, twitter, kaskus, ataupun blog. Email yang mereka punya hanya digunakan sebagai syarat untuk mengkases situs-situs sosial media tersebut.

Sepertinya benar yang dikatakan Mark Zuckerberg sang pendiri facebook bahwa ABG sudah jarang menggunakan email.


Leave a comment

Membuat Video Klip, Presentasi, Bahan Ajar Multimedia, Coba Animoto

Untuk yang sering bermain dengan foto dan video pasti tidak asing dengan membuat klip video yang digabungkan dari beberapa foto ditambahkan dengan  musik latar dan sentuhan animasi sehingga menjadi lebih menarik. Biasanya kita memakai tools movie maker yang paling sederhana atau yang punya kemampuan lebih dengan menggunakan adobe after effect.

Dari hasil berselancar dan melihat beberapa blog saya menemukan animoto, layanan online untuk membuat video klip. Dari video penjelasan 60 detik mereka, proses pembuatan video klip sangat mudah, intinya menggabung, foto, video dan musik  kemudian bisa ditambahkan dengan cerita tentang klip tersebut atau pesan pribadi, setelah itu tinggal di publish bisa di animoto sendiri atau bisa di website pribadi kita. Foto yang akan digunakan bisa diambil dari flickr, picasa ataupun facebook. Animoto sendiri sudah menyediakan beberapa templet untuk gaya video yang ingin kita publish.

Dari hasil eksplorasi sekilas, aplikasi ini cukup membantu untuk membuat video klip ataupun presentasi sederhana, dan bisa digunakan juga untuk membuat bahan pelajaran yang menarik bagi guru-guru untuk di publish di internet.  Semakin mudah hidup ini.