Kafey's Cafe

cafe online–tersedia menu maya


Leave a comment

Blogging di Kelas

Blog, bagi netizen pasti sudah mainan lama, bahkan sudah banyak yang sudah meninggalkan dan beralih ke aplikasi baru di web yang lebih seru seperti facebook, kemudian twitter kemudian beberapa mulai masuk ke path..

Tidak sama halnya dalam dunia pendidikan, walaupun sudah banyak guru yang tau tentang blog dan ada beberapa yang sudah punya blog. Pertanyaannya apakah blog bisa digunakan dalam proses belajar mengajar (di dalam kelas)?

Topik ini akan saya diskusikan nanti di kelas Membangun Proffesional Learning Network workshop guru digital SD SMP Muhammadiyah Antapani..

Hasil diskusi akan segera diupdate..

Update:
Hari ini 9 November kelas hari sudah ada beberapa orang guru yang buat posting-an tentang blogging di kelas, nanti beberapa akan saya tampilkan di blog ini


3 Comments

Kebiasaan Menulis Dipengaruhi Kebiasaan Membaca

Hari Ahad kemaren di kantor diadakan kopi darat pertama komunitas menulis. Komunitas ini dimulai dari group di facebook yang diinisiasi oleh seorang guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Nagreg yaitu Pak Iwan Ardi. Yang hadir kemaren sekitar 5 orang dan yang paling mengejutkan ada 2 orang yang cukup sepuh tapi masih punya semangat untuk belajar menulis.

Setelah ramah- tamah dan memperkenalkan diri, kemudian lanjut ke acara diskusi tentang kendala-kendala yang dihadapi ketika menulis. Salah satu pertanyataan yang menarik buat saya adalah permasalahan hilangnya ide ditengah jalan ketika sedang menulis sesuatu, padahal di awalnya sudah menemukan topik untuk ditulis. Itu sering terjadi juga pada saya, ternyata saudara-saudara!, permasalahan kehilangan ide dan kehilangan diksi di tengah-tengah kita menulis disebabkan oleh kebiasaan kita membaca yang sering putus-putus atau terhenti ditengah. Selain itu juga karena kita kurang menguasai topik tersebut.

Dari diskusi ini saya dapat mengambil kesimpulan bahwa untuk bisa menulis harus dipancing dulu dengan memperluas wawasan kita, baik dengan membaca ataupun melakukan eksplorasi terhadap suatu hal.

Jadi mari menulis dan itu bisa di mulai di blog atau facebook untuk gampangnya.


Leave a comment

Penerapan E-Learning Guru Harus Paham “User Behavior” Muridnya

Saya ingin sedikit berbagi tentang Seminar Nasional Elearning yang diadakan oleh Comblabs ITB. Acara yang sangat menarik dengan jumlah audiens yang cukup besar, sampai mencapai angka 250 orang yang terdiri dari Guru, Dosen, dan praktisi e-learning. Saya tidak ingin menceritakan keseluruhan acara ini tapi ada satu hal yang cukup menarik dari hasil pertanyaan audiens yang merupakan  guru yang telah mencoba memanfaatkan TIK dalam proses belajar mengajarnya.

Bapak guru ini menjelaskan bahwa ada sedikit kendala yang dia temukan dalam penerapannya, dia mencoba menulis tentang bahan pelajaran di sebuah blog,  murid-muridnya juga diberikan tugas untuk membuat blog dan proses ini bekerja dengan cukup memuaskan, tapi ketika si Bapak membagi bahan pelajaran melalui email cukup menemui kesulitan dan muridnya jarang yang mengunduh bahan tersebut. Si Bapak berkesimpulan bahwa kendalanya adalah di infrastruktur internet, murid-murid belum semua bisa mengakses internet dengan mudah. Dan kemudian diskusi berkembang di masalah infrastruktur ini.

Saya mencoba menganalisis, benarkah kendalanya ada di akses internet para murid? Kalau dilihat dari kasus di atas ketika penggunaan blog berjalan dengan lancar tapi pada saat guru mengirimkan bahan pelajaran via email bermasalah, menurut saya itu bukan permasalahan ketidaktersediaan infrastruktur internet. Walaupun belum semua murid mempunyai akses internet di rumah, tapi warnet sangat banyak dengan harga yang cukup terjangkau. Permasalahannya si Bapak guru tidak memahami user behavior, bagaimana cara anak-anak sekarang mengkonsumsi media online, apa saja yang mereka lakukan, dimana mereka berkumpul.

Dari hasil pengamatan saya anak-anak sekolah zaman sekarang sudah banyak yang meninggalkan email, mereka lebih senang untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman-temannya melalui social media, seperti facebook, twitter, kaskus, ataupun blog. Email yang mereka punya hanya digunakan sebagai syarat untuk mengkases situs-situs sosial media tersebut.

Sepertinya benar yang dikatakan Mark Zuckerberg sang pendiri facebook bahwa ABG sudah jarang menggunakan email.


1 Comment

Tentara Amerika Menggunakan Blog untuk Propaganda melawan Taliban

Setelah tulisan saya sebelumnya tentang penggunaan facebook dan twitter oleh militer Amerika Serikat untuk menjelaskan seluk beluk kehidupan militer kepada masyarakat AS,  sekarang giliran kebijakan penggunaan blog oleh tentara mereka di Afghanistan untuk kepentingan propaganda. Kebijakan ini dikeluarkan setelah mereka kecolongan atas laporan pejuang Taliban lewat blog mereka bahwa serangan tentara Amerika telah menewaskan banyak warga sipil, sampai-sampai Presiden dan Mentri Luar Negeri AS meminta maaf.  Tentara Amerika kecolongan karena menurut laporan investigator mereka kenyataan di lapangan berbeda jauh dengan yang dilaporkan oleh Taliban (tidak tahu apakah ini bagian dari counter propaganda dari pihak Amerika).

Menyadari bahwa sekarang informasi tidak hanya dikuasi oleh media mainstream yang selama ini menjadi corong propaganda Amerika, pejabat militer Amerika akhirnya mengeluarkan kebijakan bahwa setiap tentara Amerika yang berada di medan pertempuran dibolehkan untuk membuat blog tentang apa yang mereka temukan di lapangan. 

Dunia yang semakin flat dengan berkembangnya web 2.0 membuat semua institusi termasuk institusi yang paling kaku sekalipun harus merubah cara mereka untuk berkomunikasi dengan pihak luar. Ulasan di atas telah membuktikan bahwa sekarang informasi tidak lagi dikuasai oleh media mainstream, bahkan Taliban pun bisa membuat propaganda yang cukup mempengaruhi kebijakan.


Leave a comment

Sarah Palin dan Google Chrome Bahasan Paling Hangat Minggu Lalu

Paling tidak itulah hasil review dari blog-blog yang tergabung di dalam blogs.com. Dari hasil catatan blog-blog yang tergabung ke dalam jaringan blogs.com maka bahasan terbaik yang direview oleh editornya adalah topik-topik yang berhubungan dengan Sarah Palin (calon wakil presiden Amerika dari kubu Republik). Selanjutnya adalah topik-topik yang berhubungan dengan diluncurkannya browser Chrome oleh Google

Bahasan tentang Sarah Palin adalah yang berhubungan dengan politik, tugas sebagai orang tua dan hal-hal mengenai keduanya. Sejak dipilihnya Palin sebagai calon wakil presiden dari kubu republik maka bahasan-bahasan tentangnya sering muncul. Isu yang sering diangkat adalah yang berhubungan dengan pribadinya seperti seorang wanita pekerja keras, kondisi hamil anaknya diluar nikah yang dirasa oleh sebagain orang Amerika sangat dekat dengan mereka. Dilihat dari strategi marketing itu menurut saya ini cukup tepat untuk menandingi ketenaran Obama khususnya di dunia maya.

Sedangkan yang tidak kalah menarik adalah bahasan seputar topik tentang browser baru besutan Google yang diberi nama Chrome. Yang paling rame adalah masalah EULA Chrome yanbg memberatkan user. Hal yang palng mengesalkan yang dibahas disana adalah hak cipta terhadap apapun yang di psoting melalui Google Chrome akan diserahkan kepada Google sehingga mereka berhak untuk memodifikasi, memanipulasi dan menggunakan data-data yang diposting tersebut. (pasti pada ga tau, kebiasaan orang Indonesia ga pernah baca EULA). Dari bahasan terakhir maslah ini sudah diselesaikan

Nah inilah topik blog yang cukup hangat dibicarakan minggu lalu. Sepertinya blogs.com cocok juga dipakai untuk membuktikan apakah tulisan yang kita tulis di blog kita mempunyai kualitas bagus, tentunya dalam bahasa Inggris. Atau ada yang punya ide untuk memanfaatkannya sebgai strategi marketing di Internet