Kafey's Cafe

cafe online–tersedia menu maya


1 Comment

Fitur atur privacy status di Facebook

Persaingan di sosial media semakin ketat, facebook sebagai situs jejaring sosial terbesar dengan anggota lebih dari 750 juta orang tidak mau kecolongan dengan munculnya google+. Isu privacy yang selama ini selalu mengganggu facebook yang dijadikan salah satu gimik di google+ akhirnya mereka jawab dengan mengeluarkan fitur untuk pengaturan siapa saja yang berhak melihat postingan kita ketika sebuah status dibuat.

fbhome

Pada screenshot di atas dapat dilihat ada tambahan satu bar baru di tempat status kita buat. Bar itu untuk mengatur privacy siapa saja yang bisa melihat status kita (public, friends, atau custom). Selain pengaturan privacy, model mention teman (tag) yang semula bisa menggunakan @, sekarang diberikan bar untuk menuliskan nama teman. Dan satu lagi fitur yang disematkan disini adalah fitur tempat dimana kita berada, yang sebelumnya terpisah dari facebook adanya di facebook place.

Untuk fitur privacy sendiri sebenarnya dulu sudah ada, tapi kita mesti masuk dulu ke pengaturan keseluruhan tidak bisa diatur setiap kali kita ingin menuliskan status. Yang baru sekarang adalah pengaturan custom dimana kita bisa menentukan personal bukan hanya publik atau teman atau teman dari teman seperti pengaturan sebelumnya.

Dilihat dari sisi usability, dibandingkan google+, fitur pengaturan privacy postingan facebook ini cukup lebih rumit, terutama untuk pengaturan personal (orang-per orang) karena mesti masuk ke pilihan custom dan kemudia beberapa langkah baru bisa menentukan siapa saja yang berhak melihat postingan kita.

Pertanyaan selanjutnya apakah fitur ini bisa dimanfaatkan user dengan baik, atau menurut anda kira-kira bisa berguna untuk apa saja?

Advertisements


Leave a comment

Komplain Masalah Banjir sampai Pengurusan Izin,Egovernment 2.0

E-Government 2.0 (social government), dalam tulisan kali ini ingin memakai istilah tersebut untuk pengguanaan social media dalam bidang pemerintahan. Tulisan ini terinspirasi  dari peluang bagi Saklik untuk mengerjakan proyek sistem informasi pelayanan perizinan satu pintu untuk Badan Penananaman Modal Daerah. Kebetulan juga tadi malam kejadian banjir dan macet di Jakarta juga sebuah hal yang menarik untuk diamati, bagaimana keluh kesah warga Jakarta yang sebenarnya ingin disampaikan kepada pemerintah sebagai pelayan publik.

Menurut saya ada dua hal utama yang menjadi hubungan antara masyarakat dan pemerintah. Pertama kita berhubungan dengan pemerintah ketika ada keperluan pengurusan segala sesuatu izin yang telah ditetapkan berdasarkan UU sebagai warga negara, mulai dari membuat KTP, Akte kelahiran, pengurusan pernikahan sampai pengurusan izin untuk melakukan usaha. Yang kedua kita berususan dengan pemerintah terkait dengan tugas pemerintah untuk menciptakan kehidupan yang layak bagi warganya, seperti tersedianya transportasi yang nyaman, lingkungan yang nyaman, dan kesejahteraan bagi warga masyarakat. Kedua hal tersebut diatas berhungan dengan pelayanan publik bagi masyarakat.

Ketika kita ingin mengurus surat menyurat yang dibutuhkan sudah seharusnya pemerintah memberikan layanan yang efektif dan efisien jauh dari birokrasi yang berbelit-belit. Mulai dari informasi yang jelas dan gampang diakses sampai proses pengurusan yang mudah.  Begitu juga untuk urusan pelayanan publik yang sifatnya fasilitas bagi masyarakat, seharusnya pemerintah bisa mendengar apa yang dikeluhkan oleh rakyatnya, apa yang diinginkan dan bagaimana tanggapan masyarakat dengan layanan yang diberikan.

Kedua hal tersebut bisa dilakukan secara efektif dan efisien dengan penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik sering kita dengar istilah e-government. Khususnya untuk Indonesia penerapan e-government ini sudah hampir dilakukan di semua daerah, tapi penerapannya menurut saya belum optimal. Misalnya yang paling gampang adalah website pemerintah, hampir semua dibangun secara asal-asalan, dan informasi yang diberikan tidak optimal, bahkan banyak yang tidak update, ketinggalan jauh dengan perkembangan yang terjadi pada media internet sekarang ini.

Seharusnya dengan berkembangnya social media dengan sangat cepat harus dimanfaatkan juga oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada rakyatnya. Contoh gampangnya adalah, pemerintah mulai memanfaatkan facebook atau twitter untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan menangkap aspirasi masyarakat dengan cepat. Seperti kejadian banjir tadi malam, kalaulah pemerintahnya mau mendengar, banyak sekali keluhan dan aspirasi masyarakat jakarta terkait banjir dan macet.

Masih banyak hal lain yang bisa dilakukan, tapi itu harus dimulai dari pemerintahnya dulu.  Saya sih membayangkan layanan satu atap yang ada sekarang benar-benar tidak harus datang ke kantor pemerintah, cukup via web, selesai surat menyuratnya tinggal diantar ke rumah via pos..


6 Comments

Fenomena nge “tweet”

Setelah heboh-heboh facebook dan cukup jadi fenomenal di Indonesia (katanya sih sekarang sudah lebih dari 7 juta user di Indonesia), muncul lagi mainan baru yaitu twitter (situs microblogging). Mainan ini sebenarnya seperti wall dan status di facebook tapi dibatasi menjadi 140 karakter. Sejak April 2009 kemaren penggunaan twitter ini cukup mengalami kenaikan yang signifikan di Indonesia, dari analisis teman-teman di kantor katanya dipengaruhi oleh demam Blackberry (memang gadget ini memberikan aplikasi twitter terpasang langsung pagi penggunanya).

Pada awal saya mencoba twitter (jauh sebelum ini menjadi heboh di Indonesia) seperti pertama kali mencoba facebook sayapun agak bingung dan cukup lama ditinggalkan.  Tapi setelah mempelajari beberapa fitur yang ditawarkan ternyata aplikasi ini cukup menarik juga.  Dan tentunya proses update twitter ( tweet) sepertinya cocok sekali buat saya yang memang suka nyerocos ga jelas (awalnya sih begitu). Tapi kesininya setelah beberapa postingan saya yang terkait dengan beberapa topik yang ternyata hangat mulai banyak orang yang menjadi follower saya (yang mengikuti setiap postingan saya).

Fenomena twitter ini mulai muncul ke permukaan dan menjadi bahan omongan orang-orang ketika terjadi bomb di Mumbai, India. Berita tentang bomb Mumbai itu dengan segera terkabar ke seluruh dunia lewat jaringan twitter dan mendahului pemberitaan di media-media massa termasuk televisi. Di Indonesia pun kemudian twitter jadi heboh ketika terjadi peristiwa bomb Mega Kuningan sebulan yang lalu.

Pertanyaannya, apa yang menarik dari situs microblogging ini, ternyata yang membuat saya mendapatkan banyak follower dan berita tentang sesuatu cepat menyebar adalah adanya satu fitur didalamnya yang dinamakan trending topic. Trending topic ini berada di sidebar sebelah kanan ketika kita masuk kehalaman twiiter kita. Nah fitur ini akan meng”capture” semua pembicaraan yang berhubungan dengan satu kata kunci dan untuk kata kunci tertentu yang banyak dibahas oleh orang akan dimunculkan di setiap halaman twitter user.

Untuk kasus Indonesia sendiri, seprti yang  kita tahu, pernah dua kali masuk ke trending topic dan sempat menduduki posisi pertama, yaitu kasus bomb Mega Kuningan dan saat meninggalnya Mba Surip. Untuk bomb Mega Kuningan, awalnya hanya mengabarkan tentang situasi tersebut akhirnya menjadi sebuah gerakan yang dinamakan Indonesiaunite.

Dari beberapa contoh kasus di atas, saya baru menyadari ternyata twitter tidak hanya berguna untuk menyalurkan bakat nyerocos dan suka komentar saya, tapi bisa dijadikan sebagai alat untuk mengkampanyekan sesuatu, memberitakan sesuatu bahkan lebih cepat dari televisi, dan yang paling penting adalah untuk suatu merek, si pemilik merek akan bisa melihat pandangan costumer tentang produk mereka. Yang paling dahsyat adalah ketika bisa menjadi trending topic itu akan dilihat oleh seluruh user di dunia.

Tapi ga semuanya positif lho, hati-hati juga ketika mendapatkan sesuatu berita dari twiiter, belum tentu itu benar, contohnya adalah kasus pemilu iran (sampai sekarang masih jadi trending topic), banyak hal-hal yang diungkapkan ternyata tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan.

Jadi tertarik untk nge”tweet” alias berkicau..hehehhehe. Kata pak Nukman Luthfie (CEO Virtual Consulting) tobatlah sebelum terlambat.

Untuk yang sudah punya twitter bisa follow saya di http://twitter.com/kafey


Leave a comment

Online PR militer Amerika Serikat via Social Media

Ini baru kejutan baru. Berita tentang militer Amerika menggunakan facebook dan twiiter untuk merekrut anggota baru adalah terobosan yang cukup revolusioner dari institusi yang bersifat komando top down. Dengan melakukan online PR ini menurut berita yang dimuat di detik tersebut diharapkan anak-anak muda menjadi lebih tahu kehidupan di dunia militer seperti apa. Komunikasi yang dijalankan pun adalah komunikasi yang sifatnya horizontal sehingga orang-orang akan lebih tertarik untuk mengetahui lebih banyak karena terjadi proses interaksi disana.

Yang lebih menarik lagi komandan militer AS di Irak aktif mengupdate status di facebook untuk memberikan informasi tentang apa yang dia lakukan disana. Ini cukup berani menurut saya karena sifat facebook yang sangat horizontal sekali dijadikan sebagai ajang PR untuk sebuah kondisi yang cukup kontroversial. Salah komunikasi justru akan merugikan kepentingan mereka sendiri.

Tapi ada suatu pertanyaan yang cukup menggelitik apakah kebijakan ini berlaku juga untuk bawahan mereka sehingga seorang bawahan dibebaskan untuk mempunyai akun social media sehingga dia bisa menceritakan tentang apa saja pengalaman selama menjadi militer akan memberikan sudut pandang yang cukup bagus bagi seseorang yang ingin bergabung.

Menurut saya kebijakan yang diambil ini cukup berani untuk institusi yang bersifat kaku disaat masih banyak perusahaan yang belum sadar ataupun belum berani untuk melakukan kegiatan PR di online. Memang kegiatan online PR seperti pisau bermata dua, kalau sebuah institusi bisa melakukannya dengan strategi yang tepat dan memahami behavior dari user di online maka sebuah image yang baik bisa didapat. Mungkin karena mengatahui bahwa di online militer AS sering dihujat karena kebijakan perangnya,  akhirnya mereka mencoba berkomunikasi secara horizontal kepada publik.

FYI, ternyata beberapa situs militer AS desainnya cukup bagus dari sisi komunikasi dan artistik, tidak memperlihatkan sebuah institusi yang kaku, bahkan di situs angkatan udara ada games onlinenya.

Kapankah untuk Indonesia, ga usah militernya dulu, mulailah dari insitusi pemerintahan.


2 Comments

Baru Ditinggal Sebentar Langsung Ngambek

Kesannya judul di atas sangat manja sekali, dan yang ditinggal sebentar itu membutuhkan perhatian lebih (secara ditinggal sebentar saja langsung ngambek :P). Tepat atau tidak ungkapan itulah yang menurut saya tepat untuk menggambarkan situs mikroblonging plurk. Kenapa saya bilang seperti itu, bagi yang sudah ikutan situs jaringan sosial ini pasti sudah sering dibikin jengkel dengan kondisi naik turunnya karma (untuk yang mau tau karma langsung aja menuju tautan plurk di atas). Bayangkan satu hari saja kita tidak aktif di plurk maka karmanya langsung turun, bahkan saya pernah mengalami terjun bebasnya karma ketika si plurk ini tidak di maintence *sok make istilah keren* (plurk mode on) dengan baik.

Saya jadi teringat permainan memelihara hewan peliharaan digital sewaktu SMP (tamagochi). Seperti halnya tamagochi, plurk pun demikian. Kalau di tamagochi ketika hewan peliharaan digital kita tidak diperhatikan maka mula-mula dia akan sakit bahkan bisa sampai mati, karma plurk akan turun ketika kita tidak aktif lagi untuk mempublish jurnal kita atau merespon plurk dari teman-teman yang masuk ke jaringan kita.

Berbicara tentang karma, salah satu hal yang membuat sebagian teman-teman saya kacanduan ngeplurk ya karena makhluk ini. Mereka selalu rajin mengupdate plurknya supaya karma tetap naik, sambil menunggu respon dari teman-teman lain. Tapi kalau tidak difikir-fikir (masa yang beginian harus difikir-fikir juga, sayang kapasitas otaknya) benar juga sih, karma yang sudah susah payah dikumpulkan sayang saja kalau akhirnya terjun bebas dan bisa kembali ke nol jika kita tidak aktif disana.

Buat yang sudah ngeplurk selamat menjaga karmanya , dan jangan ditinggal lama-lama ntar ngambek lho (kaya istri baru aja hahaha). Buat yang belum coba aja, saya jamin anda akan ketagihan, karena dosis yang diberikan langsung tinggi..


4 Comments

Pengemar Anime, Manga dan Dorama Jepang Harus Tahu Ini

Ada beberapa hal baru ketika kunjungan saya siang ini ke Mashable.com, selain tampilan dan tag baru (sebelumnya social networking news) ada juga ulasan tentang social networking baru. Ada dua yang menarik perhatian saya, pertama diistilahkan dengan social brain networking dan kedua GPS-based on social networking.

Tulisan kali ini akan membahas iknow.co.jp, jaringan sosial besutan corego team yang pertama kali diluncurkan di Jepang sejak sepuluh bulan yang lalu. Social networking yang didasarkan atas riset dari sang pendiri tentang pembelajaran yang efektif ini saat ini berisi pembelajaran Bahasa Inggris dengan audio bagi orang Jepang dan pembelajaran Bahasa Jepang dengan terjemahan Bahasa Inggris.

Fitur yang membuat belajar bahasa lebih efektif dan efisien adalah adanya fitur audio yang menghasilkan pengucapan kata-kata dengan tepat oleh native. Dengan adanya audio ini maka orang yang belajar akan langsung tahu pengucapan suatu kata dengan tepat. Selain itu untuk Bahasa Jepang juga dilengkapi dengan kanji, sehingga ketika kita belajar pengucapannya sekaligus tahu seperti apa kanjinya.

Buat yang sangat doyan baca manga jepang, nonton anime dan dorama ini akan sangat membantu. Silakan mencoba.

Btw kapan ni medresa bisa launch…..