Kafey's Cafe

cafe online–tersedia menu maya

Elearning 2.0: Kelas Virtual (virtual classroom) dengan Twitter.com

Leave a comment

Twitter adalah situs mikroblogging (dikatakan mikro mungkin karena pembatasan penyamapaian ide hanya 140 karakter). Saya pernah mengulas ini pada tulisan ini.

Pada tulisan itu saya membahas secara umum, karena memang fenomenanya pada saat itu sedang booming di Indonesia. Sekarang saya ingin membahas lebih spesifik tentang fitur yang ada sekaligus pemanfaatannya untuk e-learning khususnya di sekolah.

Fitur-fitur utama di twitter antara lain

–  perbaharui status (tweet), apapun yang ada di dalam fikiran kita bisa dibagi dengan orang lain dalam 140 karakter. Jadi mesti pandai-pandai dalam memanfaatkan keterbatasan ini. Tweet kita akan muncul di timeline orang-orang yang mengikuti kita(follow)

– follow, dengan fitur ini akan setiap tweet user lain yang kita follow maka akan muncul di timeline kita. Tapi tweet dari user yang tidak kita follow pun bisa kita lihat dengan menggunakan fitur search (pencarian).

– melibatkakan  user lain (mention), dengan menggunakan perintah @nama user di form update status, dengan fitur ini apa yang kita tulis akan langsung masuk ke bagian mention user tersebut. User lain tetap dapat melihat tweet ini

– tagar (hashtag), menggunakan perintah #namatopik pada saat memperbaharui suatu status, dengan menggunakan “#” setiap status ada tagar ini akan terkelompok menjadi suatu topik.

– Direct messege (DM) dengan fitur ini kita dapat mengirimkan suatu pesan pribadi kepada user lain.

-trending topic, adalah kata-kata (topik) tertentu yang sedang banyak dibicarakan oleh user twitter, untuk topik yang dari awal direncakan untuk menjadi trending topik sebaiknya menggunakan tagar.

Nah dengan fitur utama diatas, proses belajar belajar dan berbagi ilmu pengetahauan dapat dilakukan dengan cara.

– Guru dan murid membuat akun twitter dan saling follow

– mulai memposting suatu tweet dan kemudian selalu menambahkan dengan topik tertentu di postingan tersebut dengan menggunakan tagar.

– guru dan murid dapat berbagi pemikiran melalui tagar tersebut.

-murid yang telat dapat mengikuti setiap postingan dengan mencari tagar tersebut pada fasilitas pencari.

Dengan melakukan kegitan seperti ini maka terbentuklah sebuah kelas virtual.  Setiap topik akan dengan mudah ditelusuri proses diskusi dan berbaginya melalui tagar.

Berani mencoba di kelas anda?

 

 

 

Author: kafey

mencoba untuk tetap lebih baik setiap hari, every day with the best performance

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s