Kafey's Cafe

cafe online–tersedia menu maya

E-Learning 2.0;Chatting Bareng Teman, Interaksi Guru-Murid, sampai Fenomena #Kultwit

2 Comments

“Hi Dit udah sampai level berapa?, aku sudah sampai level 22 nih.”

“Eh add aku jadi tetanggamu dong di farmville”.

Itulah sekulimit percakapan di aplikasi chating facebook yang dilakukan oleh adik-adik sepupuku (seharusnya belum boleh menggunakan facebook). Mereka dengan serius dan konsentrasi tinggi  memainkan games  sekaligus chatting yang tersedia di aplikasi situs jejaring sosial dengan jumlah anggota lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia. Sepertinya asyik sekali, bahkan mereka bisa lupa waktu asalkan tidak kalah dengan teman-temannya yang main di rumah masing-masing.

Memang penetrasi internet dan situs jejaring sosial tidak bisa lagi dihindari di dalam kehidupan kita khususnya kota besar. Mungkin sudah hampir semua siswa mulai SD sudah menggunakan media internet untuk sekedar berselancar atau melakukan aktifitas sosial dengan teman-temannya. Tapi ada kekhawatiran diantara orang tua bahwa semua itu tidak selalu membawa akibat baik buat anak-anaknya, seringkali malah menimbulkan akibat negatif. Dan cara paling mudah untuk mengatasi itu semua katanya dengan melakukan pembatasan akses buat kepada anak-anak.

Benarkah internet atau khususnya social media hanya digunakan untuk hal-hal yang sifatknya kurang bermanfaat bagi anak-anak? Sepertinya tidak juga, seperti halnya media yang lain, social media juga punya dua sisi, tergantung siapa yang menggunakan dan bagaimana memanfaatkannya. Contohnya jejaring facebook, beberapa orang guru kemudian menjadikannya sebagai ajang komunikasi dengan para murid, misalnya untuk memberi tahu ada tugas, atau pengumuman lainnya. Ada juga yang memanfaatkan untuk membuat notes tentang pelajaran yang kemudian dibaca oleh jejaringnya. Bahkan ada beberapa tools e-learning yang sudah terinstal di aplikasi facebook.

Lain facebook, lain twitter, dengan sifatnya sebagai media informasi, aplikasi satu ini sudah banyak digunakan untuk berbagi hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain. Tidak hanya pengetahuan umum, pengetahuan yang spesifik tentang topik tertentu sering dibagi oleh orang yang memang ahli di bidangnya secara akademik. Fenomena yang terakhir muncul di Indonesia dan sering disebut sebagai #kultwit (twit berseri).

Tantangannya adalah bagaimana institusi pendidikan bersama guru dan murid secara masif memanfaatkan media ini dan kemudian bisa mengisi dengan konten-konten yang positif.

Kalau saya pribadi ingin membayangkan percakapan dua sepupu saya diatas dilakukan ketika mereka sedang memainkan mainan pendidikan sosial (sosial edugames), atau mereka akan ketagihan memainkan sebuah permainan pendidikan seasyik main PointBlank…..jadi saatnya kita wujudkan #blajarasyik

 

 

Author: kafey

mencoba untuk tetap lebih baik setiap hari, every day with the best performance

2 thoughts on “E-Learning 2.0;Chatting Bareng Teman, Interaksi Guru-Murid, sampai Fenomena #Kultwit

  1. bagus nich…nurutku ni salah satu cara kita memperkenalkan teknologi pada anak didik….nice artikel om… thanks..😀

    • @ komunitas pendidikan salam kenal …
      sepertinya kalau ke anak didik tidak perlu dikenalkan lagi teknologinya karena mereka sudah biasa untuk memakai teknologi tersebut, tinggal bagaimana mengajak mereka untuk menggunakan untuk keperluan belajar. justru yang harus dikenalkan adalah guru-guru untuk memanfaatkan teknologi tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s