Kafey's Cafe

cafe online–tersedia menu maya


1 Comment

Alasan mengapa guru perlu menggunakan sosial media Edmodo di kelas

Ini tools yang cukup menarik. Dari penjelasan sang founder, edmodo memang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Tapi yang paling penting disini adalah pembiasan sang guru untuk bisa berinteraksi di dunia online.

Blog Guru Kreatif

Bayangkan situasi berikut ini

Di dalam kelas yang anda ajar, ada dua orang anak, yang satu sangat aktif bertanya dan satu lagi sangat pendiam. Keduanya sama sama senang belajar dan senang mencoba sesuatu hal yang baru. Sebagai seorang guru jika ada orang lain bertanya mengenai kedua anak tersebut, yang mana yang akan anda bisa ceritakan dengan baik dan gamblang, atau mana anak yang menurut anda pintar?

Tentu saja anak yang banyak bicara dan bertanya kan? Demikian juga menurut pandangan saya. Padahal belum tentu. Saya yakin di setiap kelas dimanapun sekolah berada, isinya hanya terdiri dari 3 tipe.

  •  Tipe berisik (senang bicara, bekerja sama dan senang bergurau)
  • tipe biasa (senang berbicara dan bercanda namun semuanya serba pas tidak berlebihan
  • tipe pendiam (hanya berbicara jika ditanya, hanya bekerja jika disuruh dan cenderung hemat dalam berkata-kata)

Seorang guru yang professional mesti mampu berusaha keras dengan segala daya dan upaya agar ketiga tipe standar…

View original post 514 more words


Leave a comment

Blogging di Kelas

Blog, bagi netizen pasti sudah mainan lama, bahkan sudah banyak yang sudah meninggalkan dan beralih ke aplikasi baru di web yang lebih seru seperti facebook, kemudian twitter kemudian beberapa mulai masuk ke path..

Tidak sama halnya dalam dunia pendidikan, walaupun sudah banyak guru yang tau tentang blog dan ada beberapa yang sudah punya blog. Pertanyaannya apakah blog bisa digunakan dalam proses belajar mengajar (di dalam kelas)?

Topik ini akan saya diskusikan nanti di kelas Membangun Proffesional Learning Network workshop guru digital SD SMP Muhammadiyah Antapani..

Hasil diskusi akan segera diupdate..

Update:
Hari ini 9 November kelas hari sudah ada beberapa orang guru yang buat posting-an tentang blogging di kelas, nanti beberapa akan saya tampilkan di blog ini


8 Comments

Iphone Mendadak Mati dan Minta Restore

Tadi malam mendadak iphone saya mati, sempat khawatir juga sih kalau hardware yang bermasalah. Pas coba colokin ternyata ada pesan required activation, dan minta dikoneksi dengan itunes.
Saya juga bingung penyebabnya apa? karena sebelumnya aman-aman saja.

Setelah googling ternyata ada yg mengalami hal yg sama. Solusinya iphone mesti di-restore. Kalau ada yg mengalami hal yg sama berikut langkah- langkah untuk mengatasi :
1. Jangan panik kalau iphone mendadak mati, coba dulu nyalain lagi dengan tombol on off, tekan beberapa lama, dan lihat reaksinya. Kalau bisa nyala lagi berarti sebelumnya secara tak sengaja dimatiin 🙂
2. Kalau belum ada reaksi coba hard reset (tekan home button dan on off button bersamaan selama 10 detik lihat reaksinya. Kalau tidak ada reaksi lakukan langkah ini sambil tersambung dengan itunes (pake kabel usb ya)
3. Masih tersambung dengan komputer dan itunes yg aktif tahan on off button dan home button sampai iphone terdeteksi oleh itunes, selanjutnya tinggal melanjutkan proses restore. Dan sampai tulisan ini dipublikasikan saya masih melakukan proses restore karena harus download 783 MB dengan kecepatan download 44 KB/s

Kali aja ada yg mengalami hal yang sama jadi ga perlu panik 🙂

image


2 Comments

Chatting di TL Twitter

Salah satu status twitter saya pagi ini mendapat beberapa tanggapan dari teman-teman tweps. Bunyinya kira-kira begini ” @kafey: Ni abg2 pake twitter buat chatting :). Tweet ini dilatarbelakangi oleh akun twitter adik ipar saya. Ceritanya kan baru punya handphone lumia, dan baru saja masuk SMP  jadinya twitter-an terus. Karena memang suka ngamatin abg dan tingkah lakunya, saya sering singgah di akun tersebut, ternyata hampir semua isi TL itu adalah saling mention dengan temannya lebih pantas sih disebut chatting.
Eh tidak beberapa lama saya tweet, muncullah beberapa tanggapan dari teman-teman tweps dan ada beberapa yang akhirnya jadi ngobrol via twitter juga hehehehe. Berikut kronologisnya
[View the story “Chatting di TL” on Storify]
Kenapa fenomena ini terjadi dan tidak hanya ke satu orang, apakah ada gagap socmed atau memang sebenarnya fungsi dan user interface twitter kemudian melahirkan tingkah laku para abg ini?

Tulisan ringan ini ditulis sambil ngamatin timeline @kafey dengerin lagu the beatles di Spotify..


1 Comment

Openbravo solusi ERP dan Point Of Sales untuk UKM

Beberapa hari yang lalu dalam perjalanan di Jakarta saya melihat salah satu gerai makanan di km 60 menggunakan POS, namanya openbravo, kemudian penasaran akhirnya masuklah ke situs openbravo.com. Setelah sedikit pelajari dan coba-coba openbravo menawarkan solusi ERP dan Point Of Sales, dan yang paling menarik software ini open source dengan lisensi GPL. Jadi intinya software ini bisa digunakan secara free dan bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan.

Selain digunakan terpisah berdiri sendiri, POS open bravo bisa diintegrasikan dengan ERP sehingga bisa diketahui secara real time kegiatan di masing-masing gerai. Ini cocok untuk usaha yang mempunyai beberapa gerai yang ingin dipantu secara realtime penjualan di masing-masing gerai.

Dari sisi harga, setelah dihitung, bisa di bawah harga cash register casio dengan banyak kelebihan seperti stock barang dan report penjualan dan database customer.

Setalah saya coba POS openbravo ini  cukup gampang digunakan, bisa menambahkan stock barang, record data customer dan tentu saja report data penjualan setiap kali terjadi transaksi.

Untuk ERP bisa dilihat penjelasannya pada link berikut:

http://www.openbravo.com/videos/navigating-ob3.html

Tertarik untuk menggunakan di bisnis anda, langsung download dari situs openbravo.com


1 Comment

Percaya Google 100 % Bisa Menyesatkan

Ada anekdot di Amerika “cuma satu google yang tidak tahu, dimana Tuhan berada”, anekdot ini muncul karena sekarang semua informasi yang kita butuhkan hampir semua bisa dicari lewat mesin pencari Google. Dengan algoritmanya google seakan menjadi sebuah perpustakaan super besar  yang berisi pengetahuan tentang apa yang ada di seluruh dunia. Tidak berlebihan memang apalagi sejak diperbaharuinya algoritma mesin pencari ini situs-situs yang berisi sampah sudah jarang mendapatkan tempat di halaman pertama google. Tentang algoritma baru ini bisa dibaca di sini.

Tapi benarkah google dengan algoritmanya memberikan keakuratan terkait dengan suatu informasi. Secara teknis harusnya benar karena algoritma google salah satunya kepada seberapa banyak suatu informasi dari suatu halaman web  dijadikan referensi oleh situs lain. Semakin banyak dia dijadikan referensi semakin berkualitas informasi tersebut.

Tapi menurut saya tidak bisa 100 % sebuah informasi yang didapat dari google memuat nilai kebenaran, terlepas dari konten-konten yang bersifat sampah sudah bisa direduksi oleh algoritma yang baru. Hal ini tidak sengaja saya temukan ketika iseng-iseng mencari dalil yang berhubungan dengan metode wujudul hilal dalam menentukan kapan masuk bulan baru.  Dan apa yang saya temukan dalam hasil pencarian tersebut, alih-alih mendapatkan dalil yang digunakan sebagai landasan metode wujudul hilal malahan yang dihasilkan sebagian besar pendapat yang menyalahkan kriteria tersebut tanpa mendapatkan satu informasi yang memberikan informasi yang berimbang yang menjelaskan sesuai dengan kata kunci yang saya inginkan.

Contoh kasus ini bisa terjadi juga untuk kata kunci yang lainnya dimana suatu kata kunci ternyata diisi oleh informasi yang tidak memberikan fakta yang sesungguhnya. Bisa direkayasa ataupun bisa terjadi secara alami karena fakta tentang kata kunci tersebut sangat sedikit dan tidak diaku sebagai informasi yang valid oleh algoritma google.

Melihat adanya kelemahan yang dihasilkan oleh kecanggihan algoritma google ini, tetap diperlukan filter lain diluar teknologi itu sendiri yaitu manusianya. Apalagi untuk informasi-informasi yang membutuhkan nilai kebenaran yang akurat sehingga bisa diakui sebagai sebuah pengetehuan yang ilmiah. Termasuk di dilam ini adalah untuk dunia pendidikan. Seperti apa di dunia pendidikan, apakah dengan adanya google posisi guru yang selama ini menjadi salah satu sumber utama pengetahuan tidak diperlukan lagi? Saya akan coba ulas di tulisan selanjutnya.

Sekarang saya kembali membayangkan web semantik 😀


1 Comment

Fitur atur privacy status di Facebook

Persaingan di sosial media semakin ketat, facebook sebagai situs jejaring sosial terbesar dengan anggota lebih dari 750 juta orang tidak mau kecolongan dengan munculnya google+. Isu privacy yang selama ini selalu mengganggu facebook yang dijadikan salah satu gimik di google+ akhirnya mereka jawab dengan mengeluarkan fitur untuk pengaturan siapa saja yang berhak melihat postingan kita ketika sebuah status dibuat.

fbhome

Pada screenshot di atas dapat dilihat ada tambahan satu bar baru di tempat status kita buat. Bar itu untuk mengatur privacy siapa saja yang bisa melihat status kita (public, friends, atau custom). Selain pengaturan privacy, model mention teman (tag) yang semula bisa menggunakan @, sekarang diberikan bar untuk menuliskan nama teman. Dan satu lagi fitur yang disematkan disini adalah fitur tempat dimana kita berada, yang sebelumnya terpisah dari facebook adanya di facebook place.

Untuk fitur privacy sendiri sebenarnya dulu sudah ada, tapi kita mesti masuk dulu ke pengaturan keseluruhan tidak bisa diatur setiap kali kita ingin menuliskan status. Yang baru sekarang adalah pengaturan custom dimana kita bisa menentukan personal bukan hanya publik atau teman atau teman dari teman seperti pengaturan sebelumnya.

Dilihat dari sisi usability, dibandingkan google+, fitur pengaturan privacy postingan facebook ini cukup lebih rumit, terutama untuk pengaturan personal (orang-per orang) karena mesti masuk ke pilihan custom dan kemudia beberapa langkah baru bisa menentukan siapa saja yang berhak melihat postingan kita.

Pertanyaan selanjutnya apakah fitur ini bisa dimanfaatkan user dengan baik, atau menurut anda kira-kira bisa berguna untuk apa saja?