Posts Mentioning RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • kafey 10:50 am on May 15, 2009 Permalink | Reply
    Tags: , online PR, propaganda,   

    Tentara Amerika Menggunakan Blog untuk Propaganda melawan Taliban 

    Setelah tulisan saya sebelumnya tentang penggunaan facebook dan twitter oleh militer Amerika Serikat untuk menjelaskan seluk beluk kehidupan militer kepada masyarakat AS,  sekarang giliran kebijakan penggunaan blog oleh tentara mereka di Afghanistan untuk kepentingan propaganda. Kebijakan ini dikeluarkan setelah mereka kecolongan atas laporan pejuang Taliban lewat blog mereka bahwa serangan tentara Amerika telah menewaskan banyak warga sipil, sampai-sampai Presiden dan Mentri Luar Negeri AS meminta maaf.  Tentara Amerika kecolongan karena menurut laporan investigator mereka kenyataan di lapangan berbeda jauh dengan yang dilaporkan oleh Taliban (tidak tahu apakah ini bagian dari counter propaganda dari pihak Amerika).

    Menyadari bahwa sekarang informasi tidak hanya dikuasi oleh media mainstream yang selama ini menjadi corong propaganda Amerika, pejabat militer Amerika akhirnya mengeluarkan kebijakan bahwa setiap tentara Amerika yang berada di medan pertempuran dibolehkan untuk membuat blog tentang apa yang mereka temukan di lapangan. 

    Dunia yang semakin flat dengan berkembangnya web 2.0 membuat semua institusi termasuk institusi yang paling kaku sekalipun harus merubah cara mereka untuk berkomunikasi dengan pihak luar. Ulasan di atas telah membuktikan bahwa sekarang informasi tidak lagi dikuasai oleh media mainstream, bahkan Taliban pun bisa membuat propaganda yang cukup mempengaruhi kebijakan.

     
    • islahuddin 1:08 pm on June 13, 2009 Permalink | Reply

      tolong dong, beri contoh blog propaganda yang dimaksud. perlu bangat nih melihatnya.

  • kafey 9:28 am on May 8, 2009 Permalink | Reply
    Tags: DPT, kpu, pilpres, politic   

    Pemutakhiran Data Pilpres via Online 

    Berita ini cukup menggembirakan bagi pemilih yang belum mempunyai hak pilihnya dalam pileg 9 April 2009 kemaren (seperti saya).  Kita tidak perlu susah-susah datang ke PPS untuk melaporkan  data kependudukan kita tapi cukup masuk ke situs http://mediacenter.kpu.go.id . Tapi ini hanya berlaku untuk pemilih yang alamat ktp-nya sama dengan tempat domisilinya.

    Pertama kali masuk saya cukup surprise dengan desain dari situs tersebut, sangat berbeda jauh dengan situs http://kpu.go.id , tapi ketika saya ingin menemukan tempat untuk mendaftarkan data kependudukan, saya sedikit menemukan kesulitan untuk menemukan kanal yang menyediakan fasilitas pendaftaran online tersebut.

    Di menu bar utama tidak ditemukan link yang memberikan gambaran tentang fasilitas tersebut, di blok paling atas dari frame konten tersedia informasi artikel utama , berita terbaru tentang pemilu dan banner link untuk pengaduan masalah pemilu. Blok bagian bawah juga hanya memuat beberapa kanal-kanal yang berisi informasi pemilu. Karena di awal saya hanya baca judul berita dari link TVone diatas, saya jadi penasaran bagaimana caranya untuk mendaftarkan data kependudukan.

    Akhirnya saya menonton kembali arsip berita TVone tersebut dan dijelaskan bahwa untuk mendftarkan data kependudukan tersebut melalui link pengaduan masalah kampanye yang terletak di sebelah kanan atas pada blok konten.

    Terus terang menurut saya komunikasi dari web ini masih kurang untuk hal yang seharusnya ditonjolkan dan mendapatkan perhatian lebih dari user. Penempatan banner link pengaduan masalah pemilu tersebut sudah benar, tinggal bahasa komunikasi yang dipakai harusnya menjelaskan lebih terperinci tentang pengaduan tersebut, karena pengaduan kampanye masih mengandung artian yang sangat luas.Yang lebih bermasalah lagi ternyata setelah di klik banner tersebut ternyata menampilkan form isian data  kependudukan bukan pengaduan permasalahan pemilu.

    Kalau memang link pengaduan tersebut untuk pendaftaran data kependudukan untuk mendapatkan hak pilih seharusnya informasi di halaman depat tersebut langsung menjelaskan bahwa itu adalah fasilitas mendaftarkan data kependudukan untuk mendapatkan hak pilih. Jangan dibikin jadi bias.

     
  • kafey 7:14 am on May 5, 2009 Permalink | Reply
    Tags: Antasari Azhar, Google Trends, Nasarudin, Rani Juliani, , trafik, tren pencarian   

    Kasus Rani Juliani, Antasari Azhar dan Nasarudin Zulkarnaen, Jurus Memancing di Air Keruh 

    Pemberitaan media yang sangat gencar tentang kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen yang diduga melibatkan Ketua KPK Antasari Azhar, mendadak membuat nama Rani Juliani menjadi terkenal baik di dunia nyata maupun di internet. Ya kita semua sudah tahu apa kaitannya tidak usah dibahas di blog ini.

    Saya mau melihat dari sudut pandang pencarian di internet, ternyata pencarian dengan kata kunci Rani Juliani meningkat drastis dalam seminggu terakhir. Tren pencariannya bisa dilihat di sini. Dari data di google trends tersebut terlihat bahwa dalam sepekan terakhir pencarian terhadap kata kunci Rani Juliani meningkat cukup signifikan dan begitu pula dengan pencarian dengan kata kunci Antasari Azhar dan Nasarudin. Pencarian terhadap kata kunci ini mengalahkan pencarian terhadap kata kunci Sarah Azhari dan Miyabi (kedua kata kunci ini trend pencariannya relatif stabil terhadap waktu. Fenomena ini juga pernah berlaku sewaktu heboh-heboh masalah Ponari seperti yang ditulis di sini

    Meningkatnya pencarian terhadap kata kunci ini memberi berkah kepada para pemburu traffic dan para pendekar SEO.Dengan menulis tentang kasus pembunuhan Nasarudin dan kronologis penangkapan para tersangka sehingga sampai ke penangkapan Antasari Azhar (Ketua KPK non aktif), apalagi sesuatu dengan judul yang cukup kontroversial atau profokatif seperti judul tulisan yang saya buat ini pasti akan memancing banyak orang yang ingin tahu tentang kasus ini diluar pemberitaan media baik media massa maupun media online.  Saya mengambil istilah yang dipakai oleh pemburu traffic dan pendekar SEO ini dengan nama jurus memancing di air keruh. Contoh beberapa blog yang yang cukup banyak dikunjungi bisa dilihat di tautan ini atau di tautan ini. Atau kalau mau contoh yang lebih kontroversial lagi adalah cerita tentang cinta segitiga yang dicurigai menjadi alasan pembunuhan seperti yang ada di blog ini walaupun kebenarannya bisa dipertanyakan karena tidak jelas darimana penulis mendapatkan cerita tersebut. Bahkan tempo interaktif pun memanfaatkan jurus ini dengan menulis di blognya dengan judul yang lebih profokatif seperti di tautan ini.

    Selain para pendekar SEO kasus ini juga dimanfaatkan oleh pengiklan online atau yang sering menyebut diri mereka internet marketer. Dengan tingginya kunjungan ke blog milik Rani Juliani mereka ikut memberikan komentar tapi komentarnya itu berisi iklan tentang produk yang mereka jual atau link ke landing page mereka. Cara ini juga sebenarnya upaya untuk meningkatkan traffic ke landing page mereka.

    Sebenarnya fenomena meningkatnya trend pencarian terhadap kasus-kasus yang sedang hangat mencerminkan online user behavior, bahwa mereka ingin mencari sebuah sumber berita lain diluar berita dari media mainstream. Mungkin hal ini disebabkan oleh berita dari beberapa media mainstream seperti detik.com sudah mulai agak ngawur atau karena kejar tayang sehingga kualitas pemberitaannya tidak diperhatikan lagi. Tapi permasalahan baru akan muncul ketika yang mereka temui setelah googling adalah beberapa blog yang membahas kasus tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan traffic seperti yang saya tulis di atas. Akhirnya pembaca harus cerdas dalam menganalisa semua sumber yang ada.

    NB:

    Tulisan ini sebagai update dari tulisan sebelumnya yang hanya muncul sebagian, mungkin karena error sewaktu upload pertama kali.

     
    • barangkali 6:29 am on May 9, 2009 Permalink | Reply

      Kembalillah ke ajaran Agama. Setahu saya, kecenderungan orang terjebak dalam kemewahan duniawi saja. Lupa akan apa tujuan Tuhan menciptakan manusia, hanya untuk menyembah kepada Nya. Mencari kekayaan dengan segala cara, misal KKN. Pembunuhan terindikasi berhubungan dengan KKN. Seandainya Negara dipimpin oleh orang yang jujur, mempunyai visi untuk kepentingan rakyatnya saja, insya ALLAH, rakyak makmur, murah sandang murah pangan, gemah ripah loh jinawi. Pimpinan yang jujur, salah satu indikasinya, misalnya selama menjabat, pertambahan kekayaannya logis atau wajar nggak ? Kasus BLBI yang mengakibatkan kerugian negara ratusan triliyun, KKN dsb, seandainya duit bisa dikembalikan ke Negara, untuk kemakmuran rakyatnya, Insya ALLAH, seakali lagi insya ALLAH, kita……… ya …..kita akan makmur. Jangan kebalik, kita…. ? Kami orang kecil enggak makmur, yang makmur hanya kamu orang pejabat. Ingat akhirat, akan di hisab umur, ilmu dan harta. Sekali lagi syarat pemimpin / pejabat, tidak cukup hanya pandai, profesional saja, tapi yang utama kejujuran dan kejujuran, visi untuk rakyat. Sebentar lagi Pilpres, jangan salah pilih.

  • kafey 9:03 am on May 4, 2009 Permalink | Reply  

    Online PR militer Amerika Serikat via Social Media 

    Ini baru kejutan baru. Berita tentang militer Amerika menggunakan facebook dan twiiter untuk merekrut anggota baru adalah terobosan yang cukup revolusioner dari institusi yang bersifat komando top down. Dengan melakukan online PR ini menurut berita yang dimuat di detik tersebut diharapkan anak-anak muda menjadi lebih tahu kehidupan di dunia militer seperti apa. Komunikasi yang dijalankan pun adalah komunikasi yang sifatnya horizontal sehingga orang-orang akan lebih tertarik untuk mengetahui lebih banyak karena terjadi proses interaksi disana.

    Yang lebih menarik lagi komandan militer AS di Irak aktif mengupdate status di facebook untuk memberikan informasi tentang apa yang dia lakukan disana. Ini cukup berani menurut saya karena sifat facebook yang sangat horizontal sekali dijadikan sebagai ajang PR untuk sebuah kondisi yang cukup kontroversial. Salah komunikasi justru akan merugikan kepentingan mereka sendiri.

    Tapi ada suatu pertanyaan yang cukup menggelitik apakah kebijakan ini berlaku juga untuk bawahan mereka sehingga seorang bawahan dibebaskan untuk mempunyai akun social media sehingga dia bisa menceritakan tentang apa saja pengalaman selama menjadi militer akan memberikan sudut pandang yang cukup bagus bagi seseorang yang ingin bergabung.

    Menurut saya kebijakan yang diambil ini cukup berani untuk institusi yang bersifat kaku disaat masih banyak perusahaan yang belum sadar ataupun belum berani untuk melakukan kegiatan PR di online. Memang kegiatan online PR seperti pisau bermata dua, kalau sebuah institusi bisa melakukannya dengan strategi yang tepat dan memahami behavior dari user di online maka sebuah image yang baik bisa didapat. Mungkin karena mengatahui bahwa di online militer AS sering dihujat karena kebijakan perangnya,  akhirnya mereka mencoba berkomunikasi secara horizontal kepada publik.

    FYI, ternyata beberapa situs militer AS desainnya cukup bagus dari sisi komunikasi dan artistik, tidak memperlihatkan sebuah institusi yang kaku, bahkan di situs angkatan udara ada games onlinenya.

    Kapankah untuk Indonesia, ga usah militernya dulu, mulailah dari insitusi pemerintahan.

     
  • kafey 6:32 am on May 2, 2009 Permalink | Reply
    Tags: , google maps, rsvp, , wedding   

    Undangan di Era web 2.0 

    Sesuai dengan judulnya, kali ini saya mau sharing pengalaman persiapan pernikahan yang akan berlangsung minggu depan tepatnya tgl 10 Mei. Salah satu yang paling penting adalah undangan.

    Untuk acara ini memang sudah dipersiapkan undangan cetak sebanyak 1000 buah termasuk itu untuk keluarga, kerabat orang tua dan beberapa orang teman. Dan terus terang cukup ribet utk menyebarkannya. Akhirnya saya mulai memikirkan undangan di online,pilihan jatuh akhirnya ke RSVP facebook dan google maps.

    Tapi permasalahnnya apakah itu sopan dan sesuai dengan kebiasaan kita? Pasti untuk sebagian orang belum bisa diterima, namun bagi orang-orang yang sudah menjadi member facebook menurut saya sudah jadi tidak masalah karena sudah pasti sesuai dengan behaviour sebagai pengguna facebook. Dan buktinya dengan cara seperti ini pekerjaan mengundang orang jadi sangat lebih gampang selain tentunya kita bisa lebih hemat kertas dan itu berarti turut menjaga bumi kita.

    Write from wordpress aplication in my iPhone

     
    • yumcatz 8:40 am on May 4, 2009 Permalink | Reply

      Standar aja itu mah. Ha, ha. Malah lebih seneng. Praktis, cepat, efisien, interaktif, dan jadi tahu siapa aja yang dateng dan gak.
      .
      Ngeri euy signaturenya, kak :P

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel