Recent Updates RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • kafey 7:22 pm on December 12, 2009 Permalink | Reply  

    Makan malam 

     
  • kafey 6:05 pm on December 4, 2009 Permalink | Reply  

    Jalan cemara menuju pvj sudah mulai macet 

     
  • kafey 6:00 pm on December 4, 2009 Permalink | Reply  

    Kemacetan setia budi 

     
  • kafey 7:37 am on December 3, 2009 Permalink | Reply  

    Jurang pagi-pagi 

     
  • kafey 3:03 pm on September 7, 2009 Permalink | Reply
    Tags: #SEM, #webstrategi,   

    Tidak Cukup dengan Punya Website 

    Ada postingan menarik dari Pak Nukman tentang eksistensi di online, http://bit.ly/1GY5ia . Ternyata tidak cukup hanya ketika kita punya web saja, tapi harus difikirkan juga strategi bagaimana web tersebut bisa diketahui oleh orang lain. Dan dari user behavior di online sebagian besar mereka mencari sesuatu dari search engine seperti google dan lain-lain. Untuk bisa menjangkau target tersebut selain menggunakan konsep SEO ( organic search) juga harus memanfaatkan Search Engine Marketing (SEM) atau biasanya disebut paid search (pernah lihat pesan sponsor di sebelah kanan halaman google?).

     
    • KenalanYuk.com 5:32 pm on September 7, 2009 Permalink | Reply

      ya ia lah, punya website kaga ada yang ngunjungin, percumah…
      _______________________________________________________
      http://WWW.KENALANYUK.COM <== facebook buatan INDONESIAA ASLIIII!!! AYOOO GABUNG!!!!

  • kafey 8:56 am on September 2, 2009 Permalink | Reply
    Tags: #webdesign, online behavior, typografi   

    Web Desain adalah Typografi 

    Ada yang berpendapat bahwa 95% web design adalah typografi http://informationarchitects.jp/the-web-is-all-about-typography-period/. Memang banyak contoh website sukses yang user interface-nya lebih dominan typografi, coba saja cek google, ebay, bahkan facebook pun menurut saya juga mengandalkan typografi. Bagaimanakah pendapat anda

     
  • kafey 4:21 pm on August 25, 2009 Permalink | Reply
    Tags: #ubahtheme #postinganpendek   

    Mulai hari ini blog ini muncul dengan theme baru. Perubahan cukup mendasar sebenarnya bukan hanya dari template saja, tapi juga dari tipikal postingan. Sebelumnya berupa postingan panjang maka sekarang berupa lintasan-lintas pemikiran yang sedang berseliweran di otak saya. Ya boleh dikatakan seperti memperbaharui status di facebook atau nge “tweet” sesuatu. Tapi yang jelas disini tidak akan sesering di facebook dan twitter.

     
  • kafey 8:12 am on August 7, 2009 Permalink | Reply
    Tags: #indonesiaunite, Bomb Mega Kuningan, bomb Mumbai, Mbah Surip, twitter   

    Fenomena nge “tweet” 

    Setelah heboh-heboh facebook dan cukup jadi fenomenal di Indonesia (katanya sih sekarang sudah lebih dari 7 juta user di Indonesia), muncul lagi mainan baru yaitu twitter (situs microblogging). Mainan ini sebenarnya seperti wall dan status di facebook tapi dibatasi menjadi 140 karakter. Sejak April 2009 kemaren penggunaan twitter ini cukup mengalami kenaikan yang signifikan di Indonesia, dari analisis teman-teman di kantor katanya dipengaruhi oleh demam Blackberry (memang gadget ini memberikan aplikasi twitter terpasang langsung pagi penggunanya).

    Pada awal saya mencoba twitter (jauh sebelum ini menjadi heboh di Indonesia) seperti pertama kali mencoba facebook sayapun agak bingung dan cukup lama ditinggalkan.  Tapi setelah mempelajari beberapa fitur yang ditawarkan ternyata aplikasi ini cukup menarik juga.  Dan tentunya proses update twitter ( tweet) sepertinya cocok sekali buat saya yang memang suka nyerocos ga jelas (awalnya sih begitu). Tapi kesininya setelah beberapa postingan saya yang terkait dengan beberapa topik yang ternyata hangat mulai banyak orang yang menjadi follower saya (yang mengikuti setiap postingan saya).

    Fenomena twitter ini mulai muncul ke permukaan dan menjadi bahan omongan orang-orang ketika terjadi bomb di Mumbai, India. Berita tentang bomb Mumbai itu dengan segera terkabar ke seluruh dunia lewat jaringan twitter dan mendahului pemberitaan di media-media massa termasuk televisi. Di Indonesia pun kemudian twitter jadi heboh ketika terjadi peristiwa bomb Mega Kuningan sebulan yang lalu.

    Pertanyaannya, apa yang menarik dari situs microblogging ini, ternyata yang membuat saya mendapatkan banyak follower dan berita tentang sesuatu cepat menyebar adalah adanya satu fitur didalamnya yang dinamakan trending topic. Trending topic ini berada di sidebar sebelah kanan ketika kita masuk kehalaman twiiter kita. Nah fitur ini akan meng”capture” semua pembicaraan yang berhubungan dengan satu kata kunci dan untuk kata kunci tertentu yang banyak dibahas oleh orang akan dimunculkan di setiap halaman twitter user.

    Untuk kasus Indonesia sendiri, seprti yang  kita tahu, pernah dua kali masuk ke trending topic dan sempat menduduki posisi pertama, yaitu kasus bomb Mega Kuningan dan saat meninggalnya Mba Surip. Untuk bomb Mega Kuningan, awalnya hanya mengabarkan tentang situasi tersebut akhirnya menjadi sebuah gerakan yang dinamakan Indonesiaunite.

    Dari beberapa contoh kasus di atas, saya baru menyadari ternyata twitter tidak hanya berguna untuk menyalurkan bakat nyerocos dan suka komentar saya, tapi bisa dijadikan sebagai alat untuk mengkampanyekan sesuatu, memberitakan sesuatu bahkan lebih cepat dari televisi, dan yang paling penting adalah untuk suatu merek, si pemilik merek akan bisa melihat pandangan costumer tentang produk mereka. Yang paling dahsyat adalah ketika bisa menjadi trending topic itu akan dilihat oleh seluruh user di dunia.

    Tapi ga semuanya positif lho, hati-hati juga ketika mendapatkan sesuatu berita dari twiiter, belum tentu itu benar, contohnya adalah kasus pemilu iran (sampai sekarang masih jadi trending topic), banyak hal-hal yang diungkapkan ternyata tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan.

    Jadi tertarik untk nge”tweet” alias berkicau..hehehhehe. Kata pak Nukman Luthfie (CEO Virtual Consulting) tobatlah sebelum terlambat.

    Untuk yang sudah punya twitter bisa follow saya di http://twitter.com/kafey

     
    • rioseto 8:43 pm on August 11, 2009 Permalink | Reply

      Rupanya mas Febri sedang jalan-jalan berlibur ke luar negeri, ya. Jadi ‘aja tanggal artikelnya loncat deh dari Mei ke Agustus… hehehe.

      Salam kenal, mas.

      • kafey 9:46 pm on August 11, 2009 Permalink | Reply

        bukan jalan2 ke luar negri pak, tapi sesuai dengan artikel di atas, keasikan nge “tweet” jadinya lupa deh nulis yang panjang-panjang, udah kebiasa nulis dalam 140 karakter hehehehe.
        Btw punya twitter ga pak? bisa lho untuk promosi tulisan di blog juga

    • Agushery 2:08 pm on August 13, 2009 Permalink | Reply

      bertobatlah sebelum terlambat ya hahahha…

  • kafey 10:50 am on May 15, 2009 Permalink | Reply
    Tags: , online PR, propaganda,   

    Tentara Amerika Menggunakan Blog untuk Propaganda melawan Taliban 

    Setelah tulisan saya sebelumnya tentang penggunaan facebook dan twitter oleh militer Amerika Serikat untuk menjelaskan seluk beluk kehidupan militer kepada masyarakat AS,  sekarang giliran kebijakan penggunaan blog oleh tentara mereka di Afghanistan untuk kepentingan propaganda. Kebijakan ini dikeluarkan setelah mereka kecolongan atas laporan pejuang Taliban lewat blog mereka bahwa serangan tentara Amerika telah menewaskan banyak warga sipil, sampai-sampai Presiden dan Mentri Luar Negeri AS meminta maaf.  Tentara Amerika kecolongan karena menurut laporan investigator mereka kenyataan di lapangan berbeda jauh dengan yang dilaporkan oleh Taliban (tidak tahu apakah ini bagian dari counter propaganda dari pihak Amerika).

    Menyadari bahwa sekarang informasi tidak hanya dikuasi oleh media mainstream yang selama ini menjadi corong propaganda Amerika, pejabat militer Amerika akhirnya mengeluarkan kebijakan bahwa setiap tentara Amerika yang berada di medan pertempuran dibolehkan untuk membuat blog tentang apa yang mereka temukan di lapangan. 

    Dunia yang semakin flat dengan berkembangnya web 2.0 membuat semua institusi termasuk institusi yang paling kaku sekalipun harus merubah cara mereka untuk berkomunikasi dengan pihak luar. Ulasan di atas telah membuktikan bahwa sekarang informasi tidak lagi dikuasai oleh media mainstream, bahkan Taliban pun bisa membuat propaganda yang cukup mempengaruhi kebijakan.

     
    • islahuddin 1:08 pm on June 13, 2009 Permalink | Reply

      tolong dong, beri contoh blog propaganda yang dimaksud. perlu bangat nih melihatnya.

  • kafey 9:28 am on May 8, 2009 Permalink | Reply
    Tags: DPT, kpu, pilpres, politic   

    Pemutakhiran Data Pilpres via Online 

    Berita ini cukup menggembirakan bagi pemilih yang belum mempunyai hak pilihnya dalam pileg 9 April 2009 kemaren (seperti saya).  Kita tidak perlu susah-susah datang ke PPS untuk melaporkan  data kependudukan kita tapi cukup masuk ke situs http://mediacenter.kpu.go.id . Tapi ini hanya berlaku untuk pemilih yang alamat ktp-nya sama dengan tempat domisilinya.

    Pertama kali masuk saya cukup surprise dengan desain dari situs tersebut, sangat berbeda jauh dengan situs http://kpu.go.id , tapi ketika saya ingin menemukan tempat untuk mendaftarkan data kependudukan, saya sedikit menemukan kesulitan untuk menemukan kanal yang menyediakan fasilitas pendaftaran online tersebut.

    Di menu bar utama tidak ditemukan link yang memberikan gambaran tentang fasilitas tersebut, di blok paling atas dari frame konten tersedia informasi artikel utama , berita terbaru tentang pemilu dan banner link untuk pengaduan masalah pemilu. Blok bagian bawah juga hanya memuat beberapa kanal-kanal yang berisi informasi pemilu. Karena di awal saya hanya baca judul berita dari link TVone diatas, saya jadi penasaran bagaimana caranya untuk mendaftarkan data kependudukan.

    Akhirnya saya menonton kembali arsip berita TVone tersebut dan dijelaskan bahwa untuk mendftarkan data kependudukan tersebut melalui link pengaduan masalah kampanye yang terletak di sebelah kanan atas pada blok konten.

    Terus terang menurut saya komunikasi dari web ini masih kurang untuk hal yang seharusnya ditonjolkan dan mendapatkan perhatian lebih dari user. Penempatan banner link pengaduan masalah pemilu tersebut sudah benar, tinggal bahasa komunikasi yang dipakai harusnya menjelaskan lebih terperinci tentang pengaduan tersebut, karena pengaduan kampanye masih mengandung artian yang sangat luas.Yang lebih bermasalah lagi ternyata setelah di klik banner tersebut ternyata menampilkan form isian data  kependudukan bukan pengaduan permasalahan pemilu.

    Kalau memang link pengaduan tersebut untuk pendaftaran data kependudukan untuk mendapatkan hak pilih seharusnya informasi di halaman depat tersebut langsung menjelaskan bahwa itu adalah fasilitas mendaftarkan data kependudukan untuk mendapatkan hak pilih. Jangan dibikin jadi bias.

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel